Membangun Sikap Mental dan Kecerdasan Emosional Berwirausaha (Pengabdian kepada Masyarakat di SMK Mandiri)

Jumattul Koip, ‎ Nirfison, Abdul Qohar

Abstract


Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu siswa dan siswi dalam memahami tentang cara berwirausaha, membuka pola fikir siswa dan siswi untuk menciptakan kreativitas dalam berwirausaha dan memberikan motivasi kepada siswa dan siswi untuk mengembangkan minatnya di dalam berwirausaha. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam beberapa kegiatan. Diawali dengan melakukan survei berupa sosialisasi kepada objek pengabdian kepada masyarakat, dengan menyusun berbagai hal yang akan disampaikan pada saat kegiatan pengabdian yang meliputi: penyusunan materi yang akan diberikan, penyusunan jadwal pemberian materi, pembagian tugas tim pengabdian kepada masyarakat dan survei ke lokasi pengabdian kepada masyarakat. Setelah survey dilanjutkan dengan sosialisasi dengan melakukan silaturahmi dengan ketua yayasan, menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan diselenggarakan. Pada tahap ini juga dilakukan upaya kerjasama dan menentukan jadwal kegiatan pengabdian. Tim pelaksana kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah dosen Teknik Industri STTM Muhammadiyah Tangerang sebanyak 3 orang. Tim pengabdian kepada masyarakat memberikan materi tentang bagaimana meningkatkan minat dan potensi siswa/siswi untuk beriwrausaha di SMK Mandiri. 


Keywords


Sikap Mental; Kecerdasan Emosional; Kewirausahaan

Full Text:

PDF

References


. Ary Ginanjar Agustian. 2003. ESQ (Emotional Spiritual Quotient): Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual. Penerbit Arga: Jakarta.

. Colquitt, Le Pine, and Wesson. 2009. Organizational Behavior. Mc Graw Hill Irwin: New York.

. Cooper, Robert K and Ayman Sawaf, 1997. Executive EQ – Emotional Intelligence in Business. London: Orion Business Books.

. Caruso dan Salovey. 2003. The Emotionally Intelligent Manager, How To Develop And use of Four Key Emotional Skill of Leadership. Jossey-Bass: New York.

. Dulewicz, Vic and Higgs, Malcolm. 2000, Emotional Intelligence You Can’t Afford to Ignore It, ASE (http://www.asesolutions.co.ak/ei/Default.thm)

. Ekman P. 1992. “An Argument for Basic Emotion,” Journal of Personality and Social Psychology. Juli 1992.

. Ekman P. 2003. Emotion Revealed: Recognizing Faces and Feelings to Improve Communication and Emotional Life. Time Books Henry Holt and Co.: New York.

. Goleman, Daniel. 2002. Emotional Intelligence (Kecerdasan Emosional): Mengapa EI Lebih Penting Daripada IQ. Alih Bahasa: T.Hermaya. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

. Goleman, Daniel. 2003. Emotional Intelligence: Kecerdasan Emosi Untuk

Mencapai Puncak Prestasi. Alih Bahasa: Alex Tri Kantjono. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

. Ippho Santosa. 2012. Wasiat Terlarang: Dasyat Dengan Otak Kanan. Elex Media Komputindo: Jakarta.

. Ippho Santosa. 2012. Percepatan Rezeki: Dalam 40 Hari Dengan Otak Kanan. Elex Media Komputindo: Jakarta.

. Kinicki and Kreitner. 2008. Organizational Behavior: Key Concept, Skill and best Practices. Mc Graw Hill Irwin: New York.

. LeDoux, Joseph. 1996, The Emotional Brain: The Mysterious Underpinnings of Emotional Life. Simon & Schuster: New York.

. Monty P. Satiadarma, Fidelis E. Waruwu. 2003. Mendidik Kecerdasan. Pustaka Populer Obor: Jakarta.

. Mayer, J. D. Salovey, P. dan Caruso, D. R. 2000. Models of Emotional Intelligence. In R. J. Sternberg (Editor). Cambridge Handbook of Human Intelligence (2nd ed): New York.

. Muhammad Syahrial. 2011. Anakku Maukah Kau Jadi Pengusaha: Spiritual Entrepreneur Quotient. Lentera Ilmu Cendekia: Jakarta.

. Reni Akbar Hawadi. 2004. Akselerasi: A-Z Informasi Program Percepatan Belajar dan Anak Berbakat Intelektual. Gramedia Widiasarana Indonesia:

Jakarta.

. Slocum, Hellriegel. 2009. Principles of Organizational Behavior 12th Edition. Chengage Learning, International Student: South-Western.

. Solomon R.C. 2002. “Back to Basics: On the Very Idea of Basic Emotions”. Journal for the Theory of Social Behaviour 32 Nomor 2. Juni 2002.

. Stephen P. Robbins and Timothy A. Judge. 2008. Perilaku Organisasi:

Organizational Behaviour. Alih Bahasa: Diana Angelica. Salemba Empat: Jakarta.

. Steinberg, John M. 1999. What Are Emotions? EQ Today http://www.eqtoday.com/emotions.html.

. Sumiyati. 2008. “Analisis Kinerja Guru Kimia SMU DKI Jakarta Ditinjau Dari Kecerdasan Emosional”. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, No. 071.Tahun Ke-14. Maret 2008.

. Sudarwan Danim. 2010. Kepemimpinan Pendidikan: Kepemimpinan Jenius (IQ + EQ), Etika, Perilaku Motivasional, dan Mitos.

. Shapiro, Lawrence E.. 1997. Mengajarkan Emosional Intelligence pada Anak.

Alih Bahasa: Alex Tri Kantjono. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

. Stein, J. Steven dan E Howard. 2002. Ledakan EQ. Alih Bahasa: Trinanda Rainy Januar Sari dan Yudhi Murtanto. Penerbit Kaifa: Bandung.




DOI: https://doi.org/10.37430/jawh.v1i1.14

DOI (PDF): https://doi.org/10.37430/jawh.v1i1.14.g10

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JURNAL ABDI WIRA HUSADA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

 

Lisensi Creative Commons

Jurnal Abdi Wira Husada is distributed under a   Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Internasional.

View My Stats