Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Pemberian ASI Eksklusif di Klinik Niar
Abstract
ASI eksklusif berperan penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi, namun cakupan pemberiannya masih rendah di wilayah pedesaan. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah rendahnya pengetahuan dan sikap ibu terhadap ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu tentang pemberian ASI eksklusif di Klinik Niar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan pembagian leaflet. Sasaran kegiatan adalah 30 ibu hamil dan ibu menyusui. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu dari kategori cukup menjadi baik serta perubahan sikap ibu ke arah yang lebih positif setelah intervensi. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap ibu terhadap pentingnya pemberian ASI eksklusif.
Kata kunci : ASI eksklusif, pengetahuan, sikap ibu, pengabdian masyarakat
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amalia, R., & Sari, D. P. (2021). Hubungan pengetahuan ibu dengan praktik pemberian ASI eksklusif. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 115–122.
Astuti, W., & Handayani, S. (2022). Pengaruh edukasi laktasi terhadap sikap ibu menyusui. Jurnal Kebidanan, 11(1), 25–32.
Dewi, N. L. P., & Putra, I. G. N. (2023). Pendidikan kesehatan dan keberhasilan ASI eksklusif pada ibu postpartum. Jurnal Keperawatan Klinis, 7(3), 198–205.
Fitriyani, E., & Rahmawati, A. (2021). Faktor penentu keberhasilan ASI eksklusif di wilayah perkotaan. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 15(2), 89–96.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Pemberian ASI Eksklusif. Jakarta: Kemenkes RI.
Lestari, M., & Yuliana, E. (2024). Pengaruh media edukasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu menyusui. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(1), 33–41.
Notoatmodjo, S. (2021). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Nuraini, S., & Wahyuni, T. (2022). Hubungan sikap ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(2), 140–147.
Pratiwi, R., & Liana, D. (2023). Edukasi berbasis kelas ibu hamil terhadap pengetahuan ASI eksklusif. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(1), 55–62.
Putri, A. N., & Sari, R. P. (2021). Determinan perilaku ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 16(1), 45–52.
Rahmawati, D., & Hapsari, M. (2024). Pengaruh konseling laktasi terhadap sikap ibu menyusui. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 18(2), 101–109.
Susanti, E., & Yanti, N. (2022). Penyuluhan kesehatan tentang ASI eksklusif terhadap perubahan sikap ibu. Jurnal Keperawatan Komunitas, 6(3), 210–217.
World Health Organization. (2023). Infant and young child feeding. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2021). Exclusive breastfeeding for optimal growth. Geneva: WHO
World Health Organization & UNICEF. (2025). Joint statement: World Breastfeeding Week 2025 – Indonesia breastfeeding statistics. WHO/UNICEF.
Yuliani, S., & Kurniawati, R. (2025). Pendidikan kesehatan berbasis keluarga dalam mendukung ASI eksklusif. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(1), 1–8.
DOI: https://doi.org/10.37430/jawh.v1i1.5
DOI (PDF): https://doi.org/10.37430/jawh.v2i2.5.g21
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 JURNAL ABDI WIRA HUSADA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Abdi Wira Husada is distributed under a Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Internasional.
1.png)




